Jamur, makanan yang pasti para readers sekalian tahu, Kinoko dalam bahasa jepang, mushroom dalam bahasa inggris, funghi dalam bahasa italy, dan beoseos untuk bahasa korea.
jamur adalah tanaman yang memiliki nama ilmiah Fungi, tak berklorofil, berkembangbiak dengan spora, danm biasa tumbuh di tempat-tempat lembab.
Cita rasa lezat jamur antara lain disebabkan kandungan asam glutamatnya cukup tinggi. Protein jamur terdiri atas sejumlah asam amino esensial dan nonesensial. Kandungan asam amino lisin tertinggi pada jamur daripada asam amino esensial lainnya. Hal ini sangat menggembirakan karena bahan makanan pokok (seperti beras, jagung, umbi-umbian) sangat rendah kandungan lisinnya. Kombinasi makanan pokok dan jamur sebagai lauk pauk sangat baik ditinjau dari segi gizi.
Di antara kelompok asam amino nonesensial, kadar asam glutamat dan asam aspartat adalah yang tertinggi. Kedua asam amino ini mempunyai kontribusi penting terhadap aroma dan cita rasa jamur.
Secara umum kandungan gizi per 100 gr yang terdapat pada jamur adalah sebagai berikut:
Kandungan Segar Kering
Kalori 15 kal 128 kal
Protein 3,6 gr 16 gr
Lemak 0,6 gr 0,9 gr
Hidrat arang 0,9 gr 64,6 gr
Kalsium 3 mg 51 mg
Fosfor 94 mg 223 mg
Besi 1,7 mg 6,7 mg
Vitamin B1 0,10 mg 0,11 mg
Air 93,7 gr 14,9 gr
namun tahukah readers sekalian bahwa jmaur ada yang bisa di makan dan ada yang tidak
Rasa khas timbul bila jamur dimasak?
Berikut adalah jamur yang bisa di masak :
1. Jamur Enoki :
Jamur ini berwarna putih, dan bentuknya mirip taoge, teksturnya garing, dan beraroma segar. Buang akarnya sebelum dimasak. Simpan jamur dalam lemari es, agar dapat tahan lama.
2. Jamur Tiram :
Jamur ini memiliki bentuk setengah lingkaran dengan bagian tengah yang cekung. Warnanya puti dan krem. Jamur ini bertekstur lembut, bahkan saking lembutnya, sering disebut daging ayam. Bisa diolah menjadi jamur goreng crispy, isian untuk lumpia, aneka sup, dan pepes jamur.
3. Jamur Shitake :
Jamur ini diolah sebelum payung bagian bawah berubah warna menjadi kehitaman. Batangnya sering tidak dipakai dalam masakan karena terlalu keras. Shiitake yang paling ideal untuk masakan, adalah yang kering, karena aromanya harum.
Sebelum diolah, shiitake kering direndam dalam air. Jamur ini dapat diolah menjadi : isi sup miso, atau digoreng sebagai tempura. Jamur Shiitake juga nikmat digoreng garing dan dimakan sebagai keripik.
4. Jamur Merang :
Hanya jamur merang muda yang dapat dikonsumsi. Jamur ini memiliki bentuk bulat telur, berwarna coklat gelap, hingga abu-abu, dan dilindungi selubung.
Rasanya gurih, tidak mudah berubah bentuk bila dimasak, sehingga jamur ini sering digunakan sebagai campuran masakan seperti : mie ayam jamur, tumis jamur, cap jay, dan sebagainya.
5. Jamur Kuping :
Jamur ini berwarna coklat tua atau coklat kehitaman. Saat masih segar, jamur ini bertekstur kenyal. Namun jika kering, jamur ini akan menjadi keras seperti tulang. Kebanyakan jamur ini dijual dalam kondisi kering seperti tulang. Sebelum dimasak, jamur ini harus direndam terlebih dahulu sampai bentuknya kembali seperti semula yaitu : seperti kuping, tipis berdaging, dan kenyal.
Anda bisa memasak sayur kimio, campuran sup, nasi goreng jamur, taoco jamur, menggunakan jamur ini. Jamur kuping ada juga yang berwarna putih, yang biasa disebut sebagai jamur karang.
6. Jamur Kancing :
Nama lengkap dari jamur ini adalah Champignon. Masih satu keluarga dengan jamur lince yang memiliki batang lebih panjang. Jamur Kancing ini, bentuknya memang mirip kancing bulat, dan berwarna putih bersih, krem, atau cokelat muda. Si kancing bisa dibeli dalam bentuk kemasan kaleng, atau dalam bentuk yang masih segar.
Jamur ini memiliki tekstur padat, kenyal dengan rasa yang gurih...sehingga sering digunakan dalam berbagai masakan seperti : sup, tumis jamur, campuran saus pasta, maupun dimasak sebagai jamur goreng tepung...
Yang jelas, semua jenis jamur tidak menganduk lemak yang nerugikan kesehatan tubuh. Walaupun sebenarnya, ada jenis lemak ( lemak essensial0 yang berperan penting dalam metabolisme tubuh...Klik dan simak artikel tentang "Peranan Penting Lemak Essensial Bagi Tubuh"
Selamat menikmati !!
Dan berikut jamur yang tidak bisa di makan :
klick to see source
1. Jamur Russula Emetica
Jenis sangat cantik dan mudah patah, buahnya setinggi 5- 10cm, tudungnya berwarna merah muda bila masih muda, dan merah tua bila sudah tua. Tudung berbentuk cembung datar dengan permukaan atasnya rata dan tepinya bercelah-celah. Batangnya tegak tetapi dalamnya keropos.
2. Jamur Lactarius Torminosus
Jamur ini buahnya yang patah akan mengeluarkan getah putih seperti susu atau agak berwarna. Daging jamur renyah, buahnya tumbuh sendirian. Tingginya 5 -10cm. bentuk tudungnya bulat cembung ditengah-tangahnya agak lengkung. batangnya bulat panjag dan berongga.
3. Jamur Amanita
Jamur ini warna buahnya beraneka, tingginya 10-15cm. Bentuknya licin dan warnanya sama dengan tudungnya. Bilah-bilahnya putih, tidak melekat pada batang.
4. Jamur Boletus
Jamur jenis ini tudungnya tidak memiliki helai, namun bagian bawah berpori-pori, keseluruhannya berbentuk daging. Bilamana tubuhnya terbuka, maka daging yang semula berwarna kuning berubah menjadi biru kelam. Rasa daging pahit dan berbau memuakkan.
Sumber : Jenis-jenis jamur yang bisa di makan
Tak Semua Jamur dapat di makan, kenali.......
Pengenalan Jamur-jamur beracun








